Home » Belajar Excel Online » Fungsi Logika » Rumus IFERROR untuk mengatasi kesalahan

Rumus IFERROR untuk mengatasi kesalahan

IFERROR excel merupakan fungsi untuk mencegah terjadinya error saat memasukkan rumus atau suatu perhitungan di excel. Fungsi IFERROR termasuk ke dalam kategori logika excel dan termasuk pada kelompok kesalahan seperti ISERROR, ISERR, dan ISNA. Fungsi IFERROR ini merupakan pengembangan dari rumus IF ISERROR dan hanya bisa digunakan pada excel 2007 ke atas.

Kapan Menggunakan IFERROR ?

Fungsi IFERROR digunakan saat rumus yang dimasukkan menghasilkan kesalahan atau error, dan digantikan dengan alternatif lain seperti text, true or false, atau bilangan lain yang dikehendaki. Dengan kata lain, IFERROR dapat dibahasakan : jika tidak terdapat error maka gunakan rumus awal, jika terdapat error maka gunakan rumus alternatif.

Kesalahan atau error dalam excel yang terjadi dapat berupa:

  1. #DIV/0! Error
  2. #VALUE! Error
  3. #REF! Error
  4. #N/A Error
  5. #Name? Error
  6. #Num! Error
  7. #Null!

Penerapan IFERROR

Fungsi IFERROR hanya dapat bekerja pada microsoft Excel 2007 ke atas, yaitu Excel 2007, Excel 2010, Excel 2011 untuk Mac, Excel 2013, Excel 2016, Excel 2019, Excel Office 365, dan Excel web aplikasi. Sedangkan untuk penggunaan excel dibawah 2007 dapat digunakan fungsi ISERROR.

Syntak Rumus IFERROR


Penjelasan argumen dalam IFERROR :

  • value : Argumen yang diperlukan untuk memeriksa kesalahan.
  • value_if_error : diperlukan untuk menggantikan nilai kesalahan.

Contoh Penggunaan

Contoh di bawah ini merupakan kesalahan rumus excel.

iferror


Rumus pada sel C2 adalah =A2/B2. Error yang terjadi pada sel C2 adalah #DIV/0! error yang terjadi akibat nilai pada sel A2 dibagi dengan angka nol. Dan kesalahan pada sel C3 terjadi akibat nilai pada sel A3 dibagi dengan teks.

Saat menemukan kesalahan di excel berupa #VALUE! , #DIV/0! , #N/A dan error lainnya, masukkan rumus IFERROR pada awal syntak yang kita buat.


IFERROR – Blank

Penggunaan IFERROR – blank bertujuan untuk mengganti nilai kesalahan menjadi nilai blank atau kosong dengan menggunakan tanda ” “ (kutip dua).

Rumus yang digunakan adalah =IFERROR(A2/B2,” “)

IFERROR – Blank


IFERROR – dengan pesan text

Selain penggunaan IFERROR blank, kita dapat menggunakan pesan pada pernyataan rumusan ketika mengalami error atau kesalahan dengan cara memasukkan text diantara tanda kutip dua ” “

Misal, jika ingin menambahkan kata Hasil Error maka rumus yang digunakan adalah =IFERROR(A2/B2,”Hasil Error”)


IFERROR -VLOOKUP

IFERROR VLOOKUP merupakan penggabungan dua fungsi yaitu fungsi IFERROR dan VLOOKUP. Pada materi sebelumnya telah dibahas tentang penggunaan fungsi VLOOKUP beserta kelebihan dan kekurangannya. Pembahasan penggunaan rumus VLOOKUP bisa dilihat di sini : Fungsi VLOOKUP.

IFERROR VLOOKUP #N/A

Saat melakukan perhitungan dengan menggunakan rumus VLOOKUP, tidak tertutup kemungkinan hasil yang muncul adalah berupa #N/A. Error #N/A pada penggunaan rumus VLOOKUP dapat terjadi ketika tidak terdapat nilai dalam pencarian referensi data, dan menjadikan hasil yang telah dikalkulasi menjadi #N/A atau not available.

Seperti pada pembahasan sebelumnya bahwa rumus VLOOKUP yaitu :

Untuk mengatasi error #N/A pada rumus VLOOKUP, cukup tambahkan IFERROR pada awal rumus dan tanda ” “ (kutip dua) pada akhir rumus. Sehingga hasil rumus menjadi :

Untuk contoh cara penggunaan IFERROR pada #N/A error, dapat dilihat pada link berikut :

IFERROR VALUE

Error Value dapat terjadi saat melakukan kesalahan perhitungan summary. Pada Error VALUE, kita juga dapat menambahkan fungsi IFERROR untuk mengatasi error VALUE yang terjadi.

IFERROR #DIV/0

Seperti pada pembahasan sebelumnya, #DIV/0 terjadi saat bilangan dibagi dengan angka nol. Fungsi IFERROR dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dengan menyisipkan rumus =IFERROR(A2/B2,””). Pada materi sebelumnya telah dibahas cara penggunaan IFERROR pada #DIV/0.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.